Bodoh?

Diterbitkan tanggal 7 Mei 2012

Bodoh?

Cerita-cerita di bawah ini bisa jadi pelajaran buat kita ya..

Di suatu kantin sekolah yang ramai, seorang anak perempuan mengantri untuk membeli sebuah eskrim.

“Berapa harga es krim, mba?”

“Empat ribu.”

Si anak perempuan sibuk mengkorek-korek tas dan menghitung uangnya yang recehan. Si mba penjual es krim mulai kesal. Dia perpikir bahwa anak bodoh ini hanya membuat antrian jadi panjang.

“Buruan, Neng! Antrian panjang, nih! Nggak bisa ngitung, apa kurang uangnya?”

Si anak perempuan bertanya lagi,

“Kalau es krim yang tiga ribu rupiah ada?”

Si mba nggak sabar, langsung memberikan satu gelas es krim kecil dengan harga 3.000 rupiah. Mukanya tidak ada senyum. Tapi si anak kecil perempuan ini tetap mengucapkan terima kasih. Lalu duduk menikmati eskrimnya tidak jauh dari hadapan si mba penjual.

Beberapa menit kemudian ketika bel sekolah terdengar. Kantin sekolah mulai sepi. Mba pemilik kantin es krim membersihkan semua meja. Tiba-tiba dia lemas saat menemukan gelas es krim bekas anak perempuan tadi. Di bawah gelas itu ada recehan uang 1000 rupiah sebagai uang tip.

Anak perempuan tersebut rela mendapat es krim lebih kecil karena ingin bisa berbagi.

——

Ada seorang bapak-bapak yang gemar mempermainkan satu orang anak laki-laki kecil yang selalu berjalan kaki di depan kantornya setiap pagi untuk berangkat sekolah.

“Eh bro, lihat anak bodoh ini ya. Dia selalu memilih recehan dibanding uang besar. Lihat ini!” Kata si bapak kepada temannya yang bernama Bro.

“Nak, sini!” si bapak memanggil. Si anak menghampiri.

” Pilih yang mana” Si bapak menyodorkan uang 5.000 rupiah di tangan kiri dan 2 uang koin masing-masing 500 rupiah di tangan kanan.

Seperti biasa, si anak selalu memilih 2 koin @500 rupiah. Dengan girangnya si anak laki-laki itu berlalu.

Si bapak tertawa terbahak dan berkata pada temannya,

“Dari dulu itu anak bodoh banget, selalu pilih koin yang banyak dibanding uang kertas yang nilainya lebih banyak!”

Si teman heran. Suatu hari dia menunggu anak sekolah itu lewat. Ketika bertemu, dia bertanya:

“Nak, apakah kamu mengerti tentang uang?”

“Mengerti, Pak.”

“Lalu, kenapa setiap dikasih pilihan uang kertas 5.000 dan koin yang hanya seribu rupiah kamu memilih uang yang lebih kecil nilainya?”

“Kalau saya mengambil uang 5.000 rupiah, nanti permainan ini akan selesai, pak”

—–

Kalau baca cerita diatas, ternyata orang tidak sebodoh seperti yang disangka yahhhhh…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>