Hal Yang Terpenting Dalam Hidup

Diterbitkan tanggal 6 November 2012

Hal Yang Terpenting Dalam Hidup

Seorang profesor filsafat berdiri di depan kelas dengan beberapa macam barang di atas mejanya. Setelah saat kelas dimulai, tanpa kata dia mengambil sebuah toples yang sangat besar dan kosong dan diisinya dengan batu, diameter besarnya sekitar 5cm.

Dia kemudian bertanya kepada siswanya, apakah toples ini sudah penuh? Mereka serentak menjawab, belum…

Kemudian profesor tersebut mengambil sekotak kerikil dan mengisikannya ke dalam toples yang sudah berisi batu. Dia kemudian mengguncang toples tersebut dengan ringan. Tentu saja kerikil tersebut masuk diantara batu besar yang sudah lebih dahulu masuk.

Dia kemudian bertanya kepada siswanya lagi, apakah toples ini sudah penuh? Mereka serentak menjawab, belum…

Sang profesor kembali mengambil sekotak pasir dan mengisikannya ke dalam toples yang sudah berisi batu dan kerikil. Tentu saja, pasir tersebut bisa mengisi segala celah antara batu dan kerikil.
Dia kemudian bertanya lagi kepada siswanya, apakah toples ini sudah penuh? Para siswa menjawab dengan serentak, “Ya…”

“Sekarang” kata sang profesor, “Saya ingin kalian memahami bahwa toples ini mewakili kehidupan Anda. Batu adalah hal terpenting seperti keluarga Anda, pasangan Anda, kesehatan Anda, anak-anak Anda. Hal-hal yang jika segalanya hilang, seperti kerikil dan pasir, toples tetap akan penuh. Seperti kehidupan Anda, hanya mereka yang tetap dan hidup Anda akan tetap penuh. Kerikil adalah hal-hal lain yang penting, seperti pekerjaan Anda, rumah Anda, mobil Anda. Pasir adalah segala sesuatu yang lain. Hal-hal kecil.”

“Jika yang Anda letakkan pertama kali adalah pasir,” lanjutnya “tidak ada ruang untuk kerikil atau batu. Hal ini sama berlakunya di hidup Anda.

Jika Anda menghabiskan seluruh waktu dan energi Anda pada hal-hal kecil, Anda tidak akan memiliki ruang untuk hal-hal yang terpenting bagi Anda. Perhatikan hal-hal yang sangat penting untuk kebahagiaan Anda. Bermain dengan anak-anak Anda dan pasangan Anda tetap Akan selalu ada waktu untuk pergi bekerja, membersihkan rumah, dan lain sebagainya.
Untuk itu, tetap masukkan “batu” yang pertama dalam hidup Anda, karena itu merupakan hal yang benar-benar penting. Tetapkan prioritas Anda. Sisanya itu, adalah hanya kerikil dan pasir.”

1 Komentar

  1. 17 November 2012

    Wah mba, kok bisa punya cerita dahsyat ini? hebat…. dan aku baru sadar iya…betul banget apa yg mba tulis di atas…. dan sepertinya aku harus menata ulang mindset aku…. apa yg jadi prioritas hidupku saat ini….

    thank you mba….

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>